Sejumlah motor-motor gede yang sporty dan terkesan lebih mewah identik dengan kopling manual. Padahal sistem kopling manual tersebut sudah lama digunakan sejak pertama kali motor dibuat. Namun dikarenakan karakteristik dan banyak peminat menggunakan sistem kopling manual, sekarang ini sejumlah motor kopling manual tetap diproduksi meskipun banyak ditemukan sistem yang semakin canggih seperti matic.

Pengendalian motor kopling tentunya berbeda dengan motor matic / bebek, pada kopling manual perlu melakukan tarik tuas kopling dalam beberapa komndisi. Hal tersebut terlihat sangat mudah namun bagi pera pemula tentunya agak sulit. Fungsi kopling yaitu sebagai gerbang antara transmisi dan mesin. Kegunaannya untuk menyambungkan dan memutuskan tenaga mesin.

Ketika menghidupkan mesin, tenaga mesinya perlu terbebas dari transmisi mesin dapat berputar meskipun dalam kondisi motor diam, dan supaya motor dapat berjalan oleh karenya tenaga mesin perlu dihubungkan lagi. Itulah alasan kopling sebagai komponen wajib untuk kendaraan. Alasan lainnya yakni ketika motor berada dilampu merah / kemacetan, supaya mesin tetap menyala oleh karenanya tenaga mesin perlu diputuskan. Jadi motor dapat berhenti.

Bagaimana Cara Mengendarai Motor Kopling ? 

Secara tepat, berikut 10 tips mudah cara mengendarai motor kopling, diantaranya :

  • Pastikan semua kondisi motor dalam keadaan baik seperti standar dan kondisi bahan bakarnya serta transmisi dalam posisi netral, hal tersebut dimaksudkan karena beberapa motor tidak dapat distarter ketika gigi masuk.
  • Hidupkan mesin motor seperti biasa dengan menarik kopling juga supaya proses starting dapat berlangsung ringan.
  • Masukan gigi transmisi menuju posisi satu dengan cara menekan pedal transmisi¬†menuju ke arah depan. Selanjutnya lepaskan tuas kopling dengan cara perlahan. Usahakan jangan menarik gas saat posisi motor belum bergerak.
  • Jika pelepasan tuas Anda dilakukan dengan tepat dan secara perlahan, maka motor akan bergerak walau tuas kopling belum sepenuhnya terlepas. Hal itu karena posisinya pada posisi setengah kopling, jika itu terjadi tahan saja kopling kopling belum lepas sepenuhnya asal motor bergerak. Seimbangkan posisi tubuh, kemudian tarik gas secara perlahan sampai motor dapat berjalan dengan nyaman
  • Ketika posisi tubuh benar-benar seimbang, kemudian lakukan pemindahan gigi menuju posisi ke dua dengan cara menarik tuas kopling dan naikkan pedal transmisi supaya pengendalian semakin stabil.
  • Posisi gigi dua jangan ditekan ke depan, namun dinaikan keatas. Dari posisi satu, apabila sedikit menaikan pedal transmisi akan mengakibatkan pindah ke posisi netral. Namun apabila menaikkan sepenuhnya akan menyebabkan perpindahan menuju posisi dua.
  • Posisi gigi dua, dipakai ketika akan melintasi gang / jalanan ramai yang memungkinkan berkendara pada kecepatan dibawah 20 KPH.
  • Ketika berada dijalanan yang lebih lenggang, pindahkan gigi ke posisi tiga supaya pengendalian semakin stabil. Untuk pemindahan gigi ke posisi tiga dan selanjutnya, sama tahapannya yaitu dengan melakukan tarikan tuas kopling dan menaikkan pedal transmisinya, sedangkan untuk menurunkannya dengan cara menekan pedal transmisi menuju ke arah depan.
  • Pada tahapan pembelajaran, lebih pas pada posisi gigi tiga disebabkan posisi tersebut pengendara akan lebih stabil.
  • Untuk menurunkan gigi perlu menarik tuas transmisi supaya tidak mengalami sentakan pada motor.

Demikian penjelasan mengenai 10 tips mudah cara mengendarai motor kopling. Kini Anda bisa praktek langsung di lapangan, namun tetap saja harus dengan perlengkapan keselamatan yang memadai. Dapatkan juga informasi lain dari harga CBR 150 terbaru dan bonusnya jika membeli sekarang!