Nggak terasa kita sudah memasuki penghujung gelaran MotoGP 2018 yang balapan terakhirnya mengambil tempat di Spanyol. Di sirkuit Valencia ini kita bakal menyaksikan selebrasi pembalap yang akhirnya berhasil mengantungi gelar sebagai world champion.

Bisa jadi pembalap tersebut adalah jagoan kamu. Namun, terlepas dari siapa yang bakal menjadi juara, Sirkuit Valencia sebagai lokasi penyelenggaraan MotoGP Spanyol menyimpan banyak catatan sejarah yang ditorehkan para pembalap yang pernah turun di sini.

Nggak terkecuali catatan rekor-rekor penting. Seperti halnya yang ditunjukkan oleh Andrea Dovizioso pada 2015 lalu. Menunggangi motor Ducati, pembalap asal Italia ini bisa dikatakan sebagai rider terkencang di Valencia dengan catatan top speed yang pernah dicapainya.

Dovizioso pernah mencapai top speed hingga 335,9 km perjam di Velencia. Wiiih, nggak kebayang deh bisa ngebut sampai kecepatan seperti itu. Namun yang pasti, Dovi melakukannya dengan kapasitas sebagai pembalap profesional. Jadi bukan suatu hal yang bisa kita contoh di jalanan, ya, kawan.

Sudah bukan rahasia lagi kalau motor Ducati memang punya tenaga luar biasanya. Performanya di lintasan lurus sudah tak diragukan lagi. Dengan begitu nggak aneh kalau Dovizioso bisa memegang rekor top speed paling tinggi di MotoGP Spanyol. Meski demikian, lain cerita kalau bicara rekor putaran atau lap tercepat.

Rekor yang satu ini ada di tangan pembalap Yamaha Jorge Lorenzo yang berhasil ia catatkan pada musim 2016. Di mana ia mencatatkan waktu 1 menit, 29,401 detik untuk menghabiskan satu putaran di Valencia.

Sebagai pembalap tuan rumah, Lorenzo memang terlihat sangat menguasai sirkuit MotoGP Spanyol. Terbukti dari rekor pembalap dengan kemenangan terbanyak di sirkuit ini yang juga diamankan oleh dirinya. Lorenzo tercatat sudah menorehkan empat kali kemenangan di MotoGP Spanyol.

Pembalap Honda ke mana nih? Tenang, karena Dani Pedrosa rupanya adalah satu-satunya pembalap yang bisa menyamai rekor jumlah kemenangan Lorenzo di Valencia. Di bawahnya ada Casey Stoner dengan dua kemenangan.

Nah, sejarahnya, sirkuit ini rampung dibangun pada 1999. Dan pada tahun yang sama langsung menjadi tuan rumah MotoGP. Memiliki panjang lintasan 4 km, sirkuit ini mampu menampung penonton hingga 150.000 orang.

Source Image : www.liputan6.com